Buku sekaligus Undangan karya kami
bahwa Dia adalah Cinta
Whiji Thukul,Tan Malaka,Marsina dan Munir
Mereka Tidak Mati:Kami Berlipat Ganda,Ide Kami Bergerilya
Laskar Buku
Berkhidmat untuk menyenangkan Hati Rasulullah SAW
Menyatu dengan Semesta
Dan Ketika Kerinduan Membawa Sepasang Kekasih Untuk Bersatu.
Membaca Bikin hIdup Lebih Bermakna
4500 Judul buku berbagai genre siap dibaca dan dipinjam gratis.
Sabtu, 31 Mei 2014
Senin, 12 Mei 2014
Tugas Makroekonomi
Salam intelektual kepada sahabat – sahabat Mahasiswa STIE Tri Dharma Nusantara Makassar. Ini adalah Tugas Individu dan dikumpul keketua kelas masing – masing dalam bentuk file Microsoft Word.
1. Wawancara 5 Orang pengangguran yang anda temui
a. Tanyakan biodatanya (Nama, umur, jenis kelamin, Pendidikan terakhir, alamat, Pekerjaan sebelumnya, No. handphone)
b. Apa aktivitasnya sehari - hari
c. Apa penyebabnya dia menganggur
d. Apakah dia sudah berusaha mencari kerja atau sampai dimana usahanya mencari pekerjaan.
e. Menurut dia apa peran pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
f. Apa harapan dia terhadap pemerintah
2. Deskripsikan pekerjaan anda.
a. Kegiatan/pekerjaan apa saja yang anda lakukan ketika di kantor/bekerja.
b. Posisi anda di tempat kerja.
c. Profil Perusahaan (sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi, jumlah keseluruhan karyawan, penghasilan perusahaan pertahun).
d. Apakah pimpinan/atasan anda mengetahui jika sekarang anda kuliah sambil bekerja? Bagaimana respon pimpinan/atasan anda jika mengetahui ? Jika tidak, apa alasan anda tidak memberitahu?
Nb: untuk Pertanyaan No. 2 bagi yang belum bekerja silahkan anda mewawancarai teman anda /orang anda kenal (tidak boleh mahasiswa STIE TDN dan tulis biodata singkatnya) yang sudah bekerja dengan pertanyaan yang sama a - c (kecuali bagian d)
Terima Kasih
1. Wawancara 5 Orang pengangguran yang anda temui
a. Tanyakan biodatanya (Nama, umur, jenis kelamin, Pendidikan terakhir, alamat, Pekerjaan sebelumnya, No. handphone)
b. Apa aktivitasnya sehari - hari
c. Apa penyebabnya dia menganggur
d. Apakah dia sudah berusaha mencari kerja atau sampai dimana usahanya mencari pekerjaan.
e. Menurut dia apa peran pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
f. Apa harapan dia terhadap pemerintah
2. Deskripsikan pekerjaan anda.
a. Kegiatan/pekerjaan apa saja yang anda lakukan ketika di kantor/bekerja.
b. Posisi anda di tempat kerja.
c. Profil Perusahaan (sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi, jumlah keseluruhan karyawan, penghasilan perusahaan pertahun).
d. Apakah pimpinan/atasan anda mengetahui jika sekarang anda kuliah sambil bekerja? Bagaimana respon pimpinan/atasan anda jika mengetahui ? Jika tidak, apa alasan anda tidak memberitahu?
Nb: untuk Pertanyaan No. 2 bagi yang belum bekerja silahkan anda mewawancarai teman anda /orang anda kenal (tidak boleh mahasiswa STIE TDN dan tulis biodata singkatnya) yang sudah bekerja dengan pertanyaan yang sama a - c (kecuali bagian d)
Terima Kasih
Istighfar Karena Bersyukur
Diluar persoalan di atas, kebakaran pasar ini mengingatkan saya kepada salah seorang tokoh Tarikat Sufi yang bernama Sirri Al-Siqthi. Ia pernah berkata “ Sudah tiga puluh tahun aku beristighfar hanya karena sekali aku bersyukur kepada Allah!”, mungkin anda bingung, termasuk yang saya alami dulu. Bagaimana bisa, kita memanjatkan pujian kepada Allah SWT tapi kita merasa bersalah atas pujian atau syukur tersebut sehingga kita harus bertobat dan perbanyak istighfar. Al Sithqi menjawab keheranan kita semua, ia berkata “ Saat itu aku mempunyai toko di pasar Baghdad. Suatu saat orang – orang mengabariku bahwa pasar Baghdad hangus dilalap api. Aku bergegas pergi untuk melihat apakah tokoku juga terbakar. Salah seorang mengabariku bahwa api tidak sampai membakar tokoku. Akupun berkata Alhamdulillah.
Setelah itu jiwaku terusik, hatikupun berkata ‘Engkau tidak sendirian di dunia ini. Beberapa toko telah terbakar! Memang tokomu tidak terbakar, tapi toko-toko lainnya yang terbakar. Ucapan Alhamdulillah berarti aku bersyukur api tidak membakar tokoku, meski membakar toko yang lainnya! Berarti aku rela toko orang lain terbakar asalkan tokoku tidak’.
Akupun berkata dalam diriku , Siiri’! tidakkah engkau memperhatikan urusan saudaramu kaum muslimin?’(merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang berbunyi, ‘barang siapa yang melewatkan waktu paginya tanpa memperhatikan urusan kaum muslimin, maka tidaklah ia termasuk orang Islam.’ Saat ini sudah tiga puluh tahun saya beristighfar atas ucapan Alhamdulillah-ku.”
Jika kita merenungkan cerita tersebut, perbuatan “kita” sangat jauh yang dicontohkan oleh Sirri Al-Siqthi. Jangankan mengucapkan Alhamdulillah, berbicara jorok/kotor pun “kita” tidak pernah beristigfar dan bertaubat. (Ampunilah Dosa hamba-Mu ini Ya Allah). Jiwa Sirri Al-Siqthi telah terusik, ia telah keluar dari lingkaran egonya menuju ego orang lain. Perlakuan seperti ini sering dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW Sebagaimana kisahnya ketika dilempari kotoran oleh orang kafir tapi ia tidak marah malah ia berbuat baik terhadap mereka.
Kisah keteladanan akhlak tertinggi juga bisa dilihat dari salah satu doa Imam As-Sajjad :
“Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya.
Bimbinglah daku untuk melawan orang yang mengkhianatiku dengan ketulusan.
Membalas orang yang mengabaikanku dengan kebajikan.
Memberi orang yang bakhil kepadaku dengan pengorbanan.
Menyambut orang yang memusuhiku dengan hubungan kasih sayang.
Menentang orang yang menggunjingku dengan pujian.
Untuk berterima kasih atas kebaikan dan menutup mata dari keburukan”
Lahangnge, 10052014
Minggu, 27 April 2014
Review Buku "Sabda Dari Persemayaman"
Sabda Dari Persemayaman
adalah e-book pertama yang saya baca pada tahun 2007 dan ini yang kedua
kalinya saya baca. Mungkin yang sudah baca adegan atau bagian yang
paling berkesan ada dihalaman 16-18 “ bunga – bunga sedang bermekaran”
tapi menurut saya banyak hal yang bisa kita pelajari buku ini. Novel ini
bukan hanya seperti cerita percintaan biasa tapi Cinta dan kerinduan
yang mampu menggelorakan sebuah pemberontakan. Melakukan suatu gerakan
haruslah dimulai dengan memperbanyak baca buku dan diskusi bukan
seperti yang dikritik dalam buku ini “Masyarakat kita ini masyarakat
oral (Gosip) bukan masyarakat baca tulis. Masyarakat seperti itu
mustahil untuk mencapai sebuah peradaban tinggi. Waktu tidak dianggap
sejarah.” Dari pernyataan inilah gadis gaul,cantik, hedonis sepeti Eva
tersinggung dan mencari tahu siapa Satar dan akhirnya ia sadar dan
banyak belajar dan membaca buku setelah mengenal Satar.Satar adalah tokoh utama dari novel ini. Satar dipecat dari kampusnya karena membacakan puisi perlawanan ke Dosen- dosenya yang sering dia lihat berjualan baju, bergosip, Malas baca buku (Dosen menyuruhnya ke perpustakaan tapi dosen sendiri yang malas ke perpustakaan) , Dosen yang tak mau dibedati, menggunakan paradigma lama positivistic. Apa yang dikatakan satar ketika bertemu langsung dengan Dosennya Pak Wardoyo “ Ada tiga “I” orang yg melatarbelakangi jadi dosen , Intelektual (suka eksplorasi pemikiran), Ikatan dinas , idiot (orang yang tidak mampu mencari pekerjaan lain)” ia mengatakanya secara emosional bagaimana tidak ia sangat sering melihat dosen-dosennya melakukan kegiatan yang sepatutnya tidak dilakukan dosen seperti menjual pakaian, bergosip,dsb.
Setelah dipecat Satar pergi entah kemana , keterasingsnnya sudah mencapai titik paling ekstrem . Ia sepi diantara kesepian yang paling sepi. Direlung waktu perjalananya ia mengingat kejadian – kejadian masa lalu . Ia mengingat perkataan dan perdebatan ayahnya tentang aktivis “Keadilan dan kebahagiaan yang diperjuangkan oleh aktivis sejati untuk masyarakat bukan untuk dirinya sendiri. Aktivis ibarat martir yang membuka jalan , tapi jalan itu bukan untuknya”
Tentang buku, buku itu bisa punya dua karakter, komunikatif dan tidak komunikatif, buku disebut komunikatif ketika ia bisa mengubah pikiran, perasaan dan sikap pembacanya. Sedangkan buku tidak komunikatif artinya ada dua apakah penulisnya terlalu rendah atau pembacanya tidak mengerti.
Tentang kebenaran Plato pernah bilang begini. “ saya cinta kepada Socrates tapi saya lebih cinta kepada kebenaran”.
Begitupun juga ia mengingat pacarnya Eva “Kelembutan yang diberikan eva kiranya sanggup meremukkan relung – relung sukmanya yang terdalam, yang begitu dingin dan keras”
Satar dari sekian banyak orang pecinta filsafat yang dianggap gila, untuk orang awam sepertiku memang butuh banyak belajar lagi untuk memahami bangunan pikir seperti satar. Dialektika, membangun kerangka pikir terus meruntuhkannya lagi , membenturkan antara teori satu dengan teori yang lain, hingga akhirnya ia memutuskan untuk bunuh diri yang disebut sebagai keputusan irrasional yang ekstrem. Ia ingin melenyapkan dirinya sendiri untuk menjadi kita, dengan lenyapnya diri, ia dapat menjadi Kau dalam bentuk apapun dengan sudut pandang Aku dan Kita. Semuanya satu Realitas.
Banyak sekali tokoh - tokoh filsuf dunia yang satar kenal seperti Paulo fiere, Everet Reimer, Ivan Illich, Plato, Aristoteles, Plotinos, Plotinos,Descrates, Isaac Newton, Francis Bacon, Voltaire, Michel Faucault, Berttand Russell, Crane Brinton, Zeno, Fukuyama, Marx, Hegel, August Comte, dll..
Walaupun hanya satu filsafat dari timur yang ia kenal yakni muammad Iqbal tapi itu tidak membuatnya mengurungkan niatnya untuk mengcutter nadi tangannya karena pemikiran muahhmmad iqbal ia juga gugurkan “Manusialah yang harus menyerap Tuhan dalam dirinya untuk dijadikan kekuatan kreatif yang dapat mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk dihuni. (Muhammad IQbal). Saya yakin jika satar banyak mengkomsumsi buku – buku filsafat dari timur lainnya seperti Mulla Shadra , Suhrawardi, Nasr, Fazlur Rahman, Ibnu Sina,dll mungkin ia lebih memahami konsep eskatologi sehingga berpikir ulang untuk melenyapkan dirinya.
Satu ide yang cemerlang dari buku ini adalah Revolusi Pendidikan bagaimana mengubah paradigm pendidikan , akar masalah bangsa selama ini dipendidikan. Harus terjadi perombakan paradigma dari pendidikan . kenapa terjadi korupsi, kejahatan, kemiskinan, dll akarnya adalah pendidikan. Setelah kematian Satar, Eva pacar satar (Eva masih menganggapnya kekasih walaupun ia sudah mati karena eva meyakini yang abadi adalah Jiwa dan satar masih terus bersamanya ) mengajak teman – teman satar bahkan ke kampus lainnya untuk melakukan gerakan revolusi pendidikan. Targetnya adalah kantor menteri pendidikan. ia dan kawan – kawan berulang kali datang untuk berdialog dan akhirnya gagal menembus penjagaan kantor tersebut , yang dijaga aparat kepolisian dan tentara. Tentara dan polisi menganggapnya musuh dan harus dilenyapkan , eva dan kawan-kawannya diberondong peluru dan sepatu laras. Dan teman-teman eva ditangkap dan dipenjara. Eva masih mempercayai masih ada anak – anak muda yang terus memperjuangkan cita – cita satar, satar bukan sebagai individu tapi secara universal. Eva kini terus menyendiri, Kesedihan telah meluluh lantahkan seluruh jiwanya hingga meleleh , Setiap napas yang ia hirup bagaikan butir – butir kepedihan , Ia benar –benar terseret oleh pusaran luka yang menganga, kalbunya terbentang diatas duri –duri yang begitu runcing.
Yang ingin membacanya silahkan download e-booknya di bawah sini. (E-book ini menggunakan aplikasi DjVu jadi untuk membuka filenya, download dulu aplikasi DjVunya).

Langganan:
Postingan (Atom)











