Daftar Blog Inspirasi

Jumat, 25 Desember 2009

Natal dan Maulid

Hari Natal adalah hari peringatan kelahiran Nabi Isa as yang diperingati saudara(i) kita umat kristiani sama halnya apabila umat Islam memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW yang sering diistilahkan Maulid Nabi. Sampai detik ini masih sering diperdebatkan apakah boleh memberikan ucapan selamat natal kepada saudara(i) kita atau tidak. Sebelum kita membahas perdebatan tersebut saya ingin memaparkan kisah yang sangat menyentuh hati kita semua yakni perjuangan seorang perempuan yang meninggalkan gereja dan asramanya untuk turun langsung menolong sesama manusia yang sakit dan miskin di india. dia merawat ribuan penderita kusta, mengajari anak-anak yang buta huruf, menyelamatkan banyak nyawa dan membantu warga miskin yang sering dipanggil Bunda Teresa. Bunda teresa melakukan itu tanpa digaji sepeser pun! kemudian, orang sakit dan miskin yang ditolong bunda teresa justru lebih banyak yang non-katolik, seperti warga islam dan hindu. bila ada warga yang tak tertolong lagi dan meninggal, maka bunda teresa dan kawan-kawannya menguburkan si pasien sesuai dengan agama mereka masing-masing. Banyak buku,film,majalah, artikel yang menagabadikan kisah beliau.


Sejak Rasulullah masih hidup ,Kita mengetahui bahwa saat kaum muslim sedang ditindas sedemikian rupa di Mekkah, Rasulullah memerintahkan agar mereka mencari suaka ke luar Mekkah dan tempat yang dipilih adalah Habasyah, sebuah negeri yang dipimpin Najasyi, seorang raja Kristen yang terkenal adil. Selama bertahun-tahun, dia melindungi kaum muslimin yang mencari perlindungan di negerinya. Rasulullah pun sangat menghargai dan menghormati perawan suci maryam dan Nabi Isa as. Dan masih banyak lagi cerita kehidupan antara umat kristen dan umat islam yang hidup saling menghargai, menghormati dan tolong menolong mulai pada saat Rasullulah masih hidup sampai zaman ini.


Menurutku tak masalah jika kita memberikan ucapan selamat hari natal kepada orang terdekat,keluarga,teman atau sahabat kita untuk saling menghormati, menghargai , mempererat tali persaudaraan, saling membantu, dan demi kemanusiaan serta pada titik tertentu prinsip ajaran kristen dan islam berasal dari satu sumber yang sama. Apalagi jika mereka memberikan ucapan selamat kepada kita pada hari raya Islam sebagaimana pada ayat berikut:


Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu . Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.(QS. An-Nisa : 86)


Syeikh Dr. Mustafa az-Zarqa, sebagaimana dirilis dalam fatwa beliau pada islamonline. net .Beliau menambahkan bahwa pada hakikatnya, Nabi Isa as itu pun juga nabi bagi umat Islam, bahkan peringkatnya adalah ulul azmi. Sehingga wajar pula bila kita ikut menghormatinya, tanpa harus menjadikannya sebagai tuhan dan anak tuhan. Beliau juga berhujjah bahwa Rasulullah SAW pernah berdiri menghormati jenazah seorang yahudi yang meninggal. Berdirinya beliau SAW dalam hal ini tidak bisa dikaitkan dengan masalah keimanan. Sebab penghormatan beliau hanyalah sekedar etika dan sopan santun belaka.


Bahkan pernah ada seorang ulama besar membagikan kado yang dibuatnya dengan istimewa dan dibagikan kepada tetangga - tetangga terdekatnya pada saat hari natal di paris. Dia ingin berbagi kehangatan dan kasih kepada saudara - saudara kristen yang merayakannya.
Nabi Isa as adalah Nabi perdamaian yang hendak mendamaikan dunia sebagai Petugas Ilahi untuk membawa manusia dari dunia ini menuju kedunia yang tinggi. Pada point tertentu sama halnya dengan misi dan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.


Selamat Hari Natal Kawan.





Makassar, Aleta 25 Desember 2009

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar